Khofifah upayakan KUR di pasar tradisional

Surabaya – Calon gubernur peserta Pemilihan Kepala Daerah Jawa Timur (Pilkada Jatim) Khofifah Indar Parawansa mengupayakan pihak perbankan menempatkan agen di dalam pasar tradisional untuk memudahakan bantuan kredit usaha rakyat (KUR) bagi para pedagang.

“Saya sudah melakukan komunikasi dengan bank-bank Badan Usaha Milik Negara agar memberi kemudahan kredit usaha rakyat kepada para pedagang,” ujarnya saat berkunjung ke Pasar Tradisional Kapasan Surabaya, Selasa.

Mantan Menteri Sosial itu mengatakan telah mengupayakan agar bank-bank milik negara tersebut bersedia memberi kredit usaha rakyat dengan bunga sebesar 7 persen per tahun kepada para pedagang di pasar-pasar tradisional.

“Salah satu bentuk perlindungan kepada para pedagang pasar tradisional adalah dengan pinjaman lunak, bunga rendah, yang sebenarnya sudah ada, yakni kredit usaha rakyat atau biasa disingkat KUR,” katanya.

Ketua Umum Muslimat Nahdlatul Ulama itu melihat keberadaan KUR masih belum dimanfaatkan secara maksimal oleh para pedagang di pasar-pasar tradisional.

“Mereka harus mendapatkan informasi tentang gambaran bahwa akses permodalan untuk para pedagang bisa didapatkan dengan murah. Selama ini yang terdengar oleh para pedagang di pasar tradisional, bunga 7 persen KUR itu dianggap perbulan, sehingga terasa tinggi. Padahal bunga 7 persen itu pertahun,” ujarnya.

Khofifah berharap akses permodalan murah ini juga dipersiapkan oleh pihak perbankan dengan membuat agen yang dijalankan oleh orang-orang di lingkungan pasar tradisional itu sendiri.

“Jadi ketika kita ingin melindungi pasar tradisional sebenarnya ada banyak sisi yang mesti dilakukan sebagai bentuk proteksi. Misalnya bikin agen di sini, di dalam pasar tradisional, yang dapat dijalankan oleh orang-orang di dalam pasar tradional itu sendiri,” ucap calon nomor ulut 1 di Pilkada Jatim 2018 ini.

Khofifah berpasangan dengan Emil Elestianto Dardak akan berkontestasi di Pilkada Jatim 2018 pada 27 Juni mendatang. Pasangan calon yang diusung koalisi Partai Demokrat, Golkar, Hanura, Nasdem, PPP dan PAN ini akan bersaing dengan pasangan Saifullah Yusuf dan Puti Guntur Soekarno yang diusung oleh koalisi PDIP, PKB, PKS dan Gerindra.

You may also like...