Dugaan Rekayasa Penerbitan Sertifikat, Dilaporkan ke Polres Banyuwangi

Banyuwangi RepublikNews
Tidak adanya itikad baik dari pihak pihak pihak yang terlibat di dalam penerbitan sertifikat yang di duga ada rekayasa membuat wari melalui kuasa hukumnya Rahmad Hadi Purnomo SH yang biasa di panggil ojon menempuh jalur hukum dengan melaporkan ke Polres Banyuwangi, selasa (6/3/18)

“pengaduan ini atas inisiatif klien saya WARI dimana terbitnya sertifikat ada dugaan tindak pidana pemalsuan,  dan siapa pun yang terlibat dalam dugaan tindak pidana pemalsuan ini harus dipanggil untuk diperiksa oleh kepolisian, “tegasnya

Mengingat kepemilikan hak atas tanah dengan penerbitan sertifikat hak milik No 650, 651,652,hak yasan 00776/0037/D1/4870 meter persegi di Desa Temurejo Kecamatan Bangorejo Kab Banyuwangi, pasalnya Wari tidak terima tanahnya disertifikat hak milik atas nama orang lain yang sama sekali tidak  berhak.

Wari yang merasa memiliki hak atas kepemilkan tanah tersebut dan  terkait dengan pelaporanya di Polres Banyuwangi mengatakan

” itu tanah saya kok mas, dulu saya beli ke pak Mat Yasir, itu anaknya masih hidup yang menyaksikan kok bisa tiba-tiba jadi sertifikat atas nama orang lain,dengan pelaporan ini saya berharap  hak saya di kembalikan itu saja, “jelasnya kepada media.

Sementara Nanang Slamet S.H yang selama ini mengikuti persoalan dari awal  menyatakan keseriusannya dalam mengawal kasus wari yang sedang bergulir.

” saya korbankan waktu dan fikiran saya untuk membedah semua ketidakjelasan dalam proses pendaftaran tanah dibanyuwangi khususnya dalam kasus ini mas. saya berharap aparat penegak hukum juga serius dalam mengungkap kasus ini, karena banyak sekali kejanggalan. mulai dari kepala dusun yang mencoba intervensi sampai pengakuan notaris yang katanya staffnya jago rekayasa” ujarnya.(narto)

The post Dugaan Rekayasa Penerbitan Sertifikat, Dilaporkan ke Polres Banyuwangi appeared first on REPUBLIKNEWS.

You may also like...