DEKLARASI PENOLAKAN RADIKALISME DAN KEKERASAN TERHADAP PEMUKA AGAMA

Ngawi,RepublikNews

Ratusan masyarakat Ngawi pada selasa 06/03/2018 berbondong bondong datang di pendopo wedya graha Ngawi untuk menghadiri deklarasi damai dengan tema, “penolakan radikalisme dan kekerasan terhadap pemuka agama”,mereka berasal dari pimpinan ormas keagamaan, ormas kepemudaan, berbagai unsur masyarakat, tokoh masyarakat, pemuka agama yang ada di kabupaten Ngawi, Jawa Timur.

Deklarasi damai hasil insiasi kapolres Ngawi AKBP MB. Pranatal Hutajulu dan komandan kodim (dandim) 0805 ngawi letkol inf M. Triyandono dan dibacakan pemuka agama berisi lima pernyataan.

Yang intinya kelima pernyataan tersebut berisi mencegah intoleransi, kekerasan terhadap pemuka agama yang bertentangan dengan pancasila, uud 1945 dan Bhinika tunggal ika.

Di akhir mnjelang tahun politik ini pasti ada masalah masalah kecil yang di adu dan di gesekan pasti sila pertama padahal masyarakat kita ini ayem tentrem, nyaman, dan lohjinawi, kalau tidak sadar kitalah yang akan menjadi korban perebutan kekuasaan panggung politik. “terang bupati Ngawi Budi Sulistyono”.

Bupati Ngawi berharap untuk menjunjung tinggi makna demokrasi silahkan ada perbedaan pandangan politik,akan tetapi jangan sampai kerukunan masyarakat terpecah belah sehingga ide deklarasi damai dari kapolres ngawi dan Dandim 0805 ngawi menjadi satu pijakan menuju situasi kondusif dan aman jelang tahun politik baik pilgup jatim maupun pemilu 2019 mendatang.

Terpisah ketua Tanfidziyah PCNU kabupaten Ngawi KH. Ullin Nuha Razy mengatakan dengan adanya deklarasi damai yang melibatkan semua tokoh agama maupun tokoh masyarakat di wilayah Ngawi hasil gagasan kapolres Ngawi dan Dandim 0805 merupakan bentuk kegiatan yang wajib diapresiasi positif terlepas dari semua radikalisme lebih” kekerasan terhadap pemuka agama sangat tidak dibenarkan.

Besar harapan deklarasi ini harus di imbangi dengan komitmen semua masyarakat supaya jangan terpancing oleh aksi provokasi maupun isu isu negative kususnya di media sosial. Mari kita bersama menjaga kedaulatan NKRI dengan kegiatan yang positif, pungkas ketua Tanfidziyah PCNU kabupaten Ngawi. (nurita)

The post DEKLARASI PENOLAKAN RADIKALISME DAN KEKERASAN TERHADAP PEMUKA AGAMA appeared first on REPUBLIKNEWS.

You may also like...