Ketua Betawi B@nkit: Bekasi Harus Menerapkan Prinsip ‘Smart City To Wiser City’

Bekasi, NusantaraPos – Jelang HUT Kota Bekasi ke-21 yang jatuh pada 10 Maret mendatang, Pemerintah Kota Bekasi akan menyelenggarakan pesta rakyat dengan tema ‘Bekasi Jaman Now’ yang akan menghadirkan artis ibukota dengan semarak kemeriahan.

Menurut Direktur Eksekutif Betawi B@nkit David Darmawan, hal tersebut tidak sejalan dengan prinsip asli orang Betawi, yang merupakan penduduk asli di Bekasi.
“Kebahagiaan itu sederhana. Betawi itu sederhana. Jadi kami enggak perlu sesuatu yang mewah,” terang David yang ditemui Nusantara Pos di Bekasi, Minggu (11/2/2018).
“Kenapa kok harus hura-hura. Sebenarnya acara rakyat membawa unsur-unsur lokal. Itu kan dari kita, untuk kita dan oleh kita,” kata David.
Menurut pria 40 tahun ini, Pemerintah Bekasi harusnya lebih bijaksana terutama dalam penyelenggaraan pesta akbar tersebut. Sebagai kota yang maju, menurut David, kearifan lokal harusnya mendapat prioritas utama ketimbang menyajikan hiburan artis ibukota yang berbiaya mahal.
“Sudah waktunya yang namanya pemerintahan itu dari ‘Smart City To Wiser City’. Kearifan lokal, kebijaksanaan harus diangkat,” ungkapnya.
Di saat bersamaan, tokoh budaya Bekasi Drahim Sada juga menyatakan, ingin sekali membangun Bekasi lewat budaya.
“Kami disini ingin mengangkat peradaban budaya. Kalau kita cinta budaya, kita akan berhasil membangun wilayah kita masing-masing,” tandas Kepala Desa Srijaya Gabus Bekasi itu. (ARS)

You may also like...