Bupati Dan Wabup Sorsel Bersama Anggota DPR-RI Resmikan Gereja Diaspora Mlabolo

TEMINABUAN, radarpapua.com – Bupati Sorong Selatan (Sorsel) bersama Anggota Sinode GKI Wilayah 7 Penatua Nimrod Sesa meresmikan gedung gereja Jemaat GKI Diaspora Mlabolo Distrik Salkma Kabupaten Sòrsel Papua Barat,ditandai dengan pemòtongan pita dan penandatanganan prasasti, Minggu kemarin,  (11/02/2018)
Turut hadir dalam acara ini, Anggota DPR-RI Jimmy Demianus Ijie,SH. Wakil Bupati Sòrsel Drs. Marthinus Salamuk, Pabung 1704 Teminabuan Mayor Inf.Wilson N Path.S.Sos, Sejumlah pimpinan OPD serta ribuan warga  jemaat dari berbagai jemaat.
Perayaan  diawali dengan pembacaan berita acara selanjutnya  penyerahan kunci dari kepala tukang kepada ketua panitia ,dan selanjutnya penyerahan kunci kepada Anggota Sinode GKI Wilayah 7 Penatua Nimrod Sesa dan dilanjutkan dengan ibadah Syukur dipimpin Pdt Otovina Bosawer.S.Si
Dalam merefleksikan firmannya Pdt Otovina Bosawer,S.Si meminta jemaat untuk berlambat berbicara dan segeralah menjadi pendengar yang baik karena berbicara banyak dapat memicu kemarahan,jelasnya
Pendeta Otovina berharap agar jemaat terus membaca Firman Tuhan dan melakukannya dalam hidup kita,jelasnya pula bahwa firman itu mendewasakan kita karena firman mengarahkan dan menjadi pedoman hidup kita untuk memulikan nama Tuhan, buanglah amarah agar Firman Tuhan tumbuh subur dalam hati kita.
Bupati Sorong Selatan Samsudin Angiluli,SE mengatakan gereja adalah tempat kita berdoa dan  beribadah memuji nama Tuhan, untuk itu kita hendaknya memiliki prilaku yang bisa menyenangkan Tuhan
Hendaklah firman Tuhan tidak hanya didengar melainkan direalisasikan dalam kehidupan kita sehari hari,” pinta Bupati
” Mari kita membangun persekutuan jemaat,kemandìrian dalam pelayanan dibidang  keagamaan,”ungkapnya
Pemda Sorsel akan memberikan bantuan pembangunan pastori sebesar 150 juta rupiah serta pengadaan meubelernya,”imbuhnya
Kedepan mari kita  bersama bergandeng tangan membangun kabupaten Sorong Selatan tanpa perbedaan.
Pemerintah  akan mendukung pembangunan rumah ibadah,untuk itu pemerintah akan terus membantu pembangunan rumah ibadat dijalur jalur utama terutama dijantung kota.
Anggota DPR RI Komisi Satu Jimmy Demianus Ijie SH menjelaskan bahwa Saat ini Presiden Ir Joko Widodo telah  memprogramkan untuk melakukan sertifikat tanah demikian juga tanah  bagi tempat tempat ibadah yang mana kepengurusanya akan diproses secara gratis, untuk itu dirinya meminta agar semua aset GKI segera di sertifikatkan.
Status kepemilikan tanah harus segera di perjelas dengan mengurus sertifikatnya.
“Rumah ibadah ini hendaknya dijaga dan dipakai untuk memuliakan nama Tuhan dan  jangan dipakai untuk pestapora,” ungkap Jimmy.
Sementara itu, Anggota Sinode GKI Wilayah Tujuh Penatua Nimrod Sesa  mengatakan kita bersyukur karena kita bukan hanya mendengar firman Tuhan  tapi saat ini kita telah mampu membangun sebuah gedung gereja yang representatif.
“Tugas kita selanjutnya adalah datang untuk beribadah kepada Tuhan,menurutnya 
sebagai orang percaya pada hari minggu kita harus beribadah untuk mendengarkan firman Tuhan dan mewartakan kepada orang lain”,tambahnya
Dijelaskannya bahwa bulan Februari adalah bulan pekabaran injil untuk itu jemaat diharapkan agar dapat memberitakan kabar sukacita injil,majelis jemaat diharapkan agar dapat membangun persekutuan sehingga dapat terhindar dari segala macam pengaruh negatif.
Penatua Nimbrot meminta agar bakal klasis Sawiat  dapat menjadi klasis mandìri yang akan  dinilai selama 2 tahun kedepan dan akan diusulkan sebagai klasis pada sidang sinode 18 di Waropen menjadi klasis defenitif. 
Untuk itu ada 3 kategori yang harus dipenuhi yaìtu Mandiri dibidang theologia ,kemandìrian secara finansial dan kemandìrian dari sisi daya berupa  infrastruktur  klasis harus siap seperti kantor klasis dan sarana penunjang lainya.
Untuk ìtu pemilik tanah ulayat diharapkan dapat menyerahkan  tanah untuk pembangunan  kantor klasis dan sarana peribadatan lainnya,dirinya meminta jangan jual tanah terlalu mahal untuk kepentingan  gereja ,ungkapnya.
” Mari kita berdoa untuk pemerintah agar dapat membangun negeri ini demi kesejahteraan rakyat, Mari kita bekerja seperti apa adanya dan tidak terlalu tergantung pada pemerintah dan berupaya agar jemaat dapat mandiri,”Imbuhnya
Dijelaskan pula  Aset aset ini akan menjadi milik GKI Tanah Papua dan saat ini semua aset GKI akan disertifikatkan sebagai milik GKI Tanah  Papua.(Engelberto)

You may also like...